UNTAG SURABAYA JADI TUAN RUMAH NUDC 2018 KOPERTIS WILAYAH VII JAWA TIMUR

 

 
Sumber Foto: Dok.Untag Hunas Surabaya

Dalam rangka peningkatan daya saing lulusan di era global, Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan tahun 2018 mengadakan lomba debat berbahasa Inggris. Lomba debat bergengsi ini bernama National University Debating Championship (NUDC) tersebut memiliki beberapa tahap penyeleksian yang dimulai dari seleksi perguruan tinggi, seleksi wilayah hingga seleksi nasional. Setelah melakukan seleksi di tiap perguruan tinggi, Kopertis Wilayah VII Jawa Timur mengadakan seleksi wilayah bertempat di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, Minggu (29/4). Dihadiri oleh perwakilan berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Jawa Timur, acara tersebut bertempat di Gedung Graha Wiyata lantai 9 UNTAG Surabaya.

Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah VII Jawa Timur, Dr. Widyo Winarso, M.Pd. mengatakan bahwa tujuan adanya kompetisi debat ini adalah untuk memberikan soft competences yang baik. “Debat ini mengutamakan kemampuan berpikir tingkat tinggi, kemampuan komunikasi, berargumen dan mengajukan ide-ide. Kemampuan kerjasama juga didapat karena debat ini merupakan debat per tim,” tukasnya. Lulusan Perguruan Tinggi saat ini memang diharapkan memiliki soft skill yang baik. Hal tersebut tidak cukup didapatkan melalui program kurikuler. Oleh karenanya dibutuhkan kegiatan kokurikuler yang bisa didapatkan melalui kompetisi, debat, seminar, dan lain-lain. Selanjutnya, setelah mengikuti penyeleksian di tingkat wilayah, akan ada 8 tim yang terpilih dan kemudian dikirim untuk mengikuti debat skala nasional. Satu tim NUDC terbaik setelah tujuh babak penyisihan dan 2 tim NUDC terbaik pada Grand Final Main Draw akan diprioritaskan untuk mewakili Indonesia mengikuti debat tingkat dunia World University Debating Camphionship (WUDC) 2018 di Cape Town, Afrika Selatan.

UNTAG Surabaya sebagai tuan rumah juga mengikutsertakan 2 mahasiswa untuk mengikuti debat dengan pembahasan isu-isu global tersebut. Keduanya merupakan mahasiswa sastra inggris, Ishaq Nanang Purwo dan Inne Novitasari. “Mungkin nanti UNTAG bisa jadi tempat penyelenggara debat untuk skala nasional,” tutup Dr. Widyo. (ua)

www.untag-sby.ac.id 

Comments